Ibu Patmi, Pahlawan dari Kendeng Utara

Ibu Patmi Bin Rustam (48) meninggal sebagai syuhadda pada hari Selasa, 21 Maret 2017 pada pukul 02.55 WIB. Almarhumah meninggalkan 2 orang anak, yaitu:
1.  Sri Utami, lahir 30 September 1987 (sudah punya anak satu berumur 3 tahun)
2. Muhamadun Da’iman, lahir 22 Desember 1995

Sri Utami — putri ibu Patmi — ketika ditanya perihal almarhumah Ibunya menjawab:

“Nggih wanci ndekwingi niku mak’e mangkat (ke Jakarta) niku nggih mboten wonten paksaan. Nggih mpun pamit kaleh keluarga. Iku saking keluarga lah nggih mpun ngizini, wong sanjange niku pamit kangge berjuang mbelani anak-putu, mbelani tanah aire dewe.
Umpami wonten nopo-nopo nggih niku mpun westine seng ndamel urip, westine Gusti Allah. Kulo nggih, insyaallah nggih saget nampi. La pripun maleh? Garise semonten. Ngoten. Nggih mugi-mugi wae seng ditliler niki, keluargane nggih diparingi ketabahan. Iku mawon.”

Ya memang ibu berangkat tidak ada paksaan, juga sudah berpamitan dengan keluarga, dari keluarga juga sudah mengizinkan. Ibu menyampaikan bahwa pamit untuk berjuang membela anak-cucu, membela tanah air sendiri. Seumpama ada apa-apa itu sudah menjadi kehendak Yang Membuat Hidup, kehendak Gusti Allah. Saya ya insyaallah bisa menerima. Mau bagaimana lagi, takdirnya segitu. Ya semoga saja, keluarga yang ditinggal ini diberi ketabahan (oleh Allah).

Ibu Patmi bin Rustam diberangkatkan ke desanya dan telah dimakamkan dengan layak sebagai pahlawan dari pegunungan Kendeng Utara.

 

Advertisements
Ibu Patmi, Pahlawan dari Kendeng Utara

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s