Undangan Aksi Solidaritas BEM KM IPB Untuk Kendeng

rabuanbersamapetani.jpg

Undangan Aksi

Penderitaan petani Kendeng kian panjang, putusan Mahkamah Agung melalui Putusan No. 99 PK/TUN/2016 yang telah membatalkan Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 660.1/17 tahun 2012 tertanggal 7 Juni 2012 serta Penetapan Pengadilan Tata Usaha Negara Semarang nomor 064/G/2014/PTUN SMG, seharusanya menjadi angin segar bagi para petani untuk menatap masa depan pertaniannya. Sebaliknya, dalam hal ini Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo malah mencari-cari kebenaran dengan mencoba mengelabui hukum.

Melihat penderitaan ini pantaskah kita harus diam, maka menjadi kewajiban bagi mahasiswa terutama mahasiswa pertanian untuk turun dalam membela kepentingan petani dan masa depan pertanian bangsa. Oleh karena itu, mari kita rapatkan barisan dan lantangkan suara untuk menolak ketidakdilan.

Seruan Aksi Rabuan Bersama Petani Kendeng ,
Hari tanggal : Rabu, 22 Maret 2017
Tempat : Istana Negara Jakarta
Meet Point : SC KM pukul 10.00 WIB
DC : Almamater

Nawa cita adalah cerminan keberpihakan kepada rakyat, jika nawa cita tidak ditunaikan maka perlu dipertanyakan kepada siapa dia berpihak.

Hidup Pertanian Indonesia!

Nara hubung
081311416805 (Muh Ardi Sutrisbi)

#TolakPabrikSemen
#PetaniMenjerit
@bemkmipb

Image

Undangan Aksi: Tutup Pabrik Semen, Hormati Hukum!

LanjutkanIbuPatmi.jpg

UNDANGAN AKSI

Kepergian Ibu Patmi bin Rustam (48) petani perempuan pegunungan Kendeng sebagai syuhadda pada kemarin Selasa, tanggal 21 Maret 2017 tidak menghentikan penolakan masyarakat terhadap pabrik semen. Untuk menghormati dan melanjutkan perjuangan Ibu Patmi dan para petani melestarikan Kendeng, Koalisi untuk Kendeng Lestari menggelar aksi #DipasungSemen2 : “Tutup Pabrik Semen, Hormati Hukum” dengan menyemen kaki untuk terus meminta Presiden Jokowi memerintahkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mematuhi putusan MA agar menghentikan dan menutup pabrik PT Semen Indonesia di Rembang.

Aksi menyemen kaki sebagai bentuk penghormatan terhadap Ibu Patmi digelar:
Hari Rabu, 22 Maret 2017
Mulai pkl. 13.00 WIB – selesai
di seberang Istana Merdeka

Koalisi untuk Kendeng Lestari
CP: Ali Nursahid 0856-8997-483

#KitaKendeng #TolakPabrikSemen #KendengLestari

Image

Tukiman

tukiman.jpg

Tukiman dan istrinya adalah pasangan petani pejuang. Jika istrinya beberapa waktu berselang mengikuti longmarch memperjuangkan kelestarian Kendeng, Tukiman kali ini mengikuti aksi Dipasung Semen Jilid 2 dengan tujuan yang sama. Petani dan peternak kelinci dari desa Ngerang, Tambakromo ini rela melakukan apapun untuk mempertahankan kelestarian alam dan kepentingan petani, utamanya dalam mempertahankan lahan pertaniannya. Kalau sudah sanggup ya harus dijalani. Jangan mencla-mencle, demikian prinsipnya. Baginya perjuangan menjaga Kendeng adalah kewajiban. “Saya rela menyemen kaki demi mempertahankan tanah kelahiran.” Lewat aksi Dipasung SemenJilid 2 ini Tukiman berharap pemerintah lebih ‘temen’ memperhatikan kepentingan petani dan wong cilik, sebagai mayoritas rakyat Indonesia. Jangan mencla-mencle.

Image

Imam Rosyidi

imamrosyidi.jpg

 

Meskipun belum memiliki pasangan yang jelas, bujang berusia 26 ini sungguh sudah memiliki tujuan hidup yang tegas, yaitu ingin menjadi bagian perjuangan sedulur-sesulur Kendeng untuk melestarikan alam. Sehari-hari bekerja sebagai freelance di sela kegiatan bertani yang dijalaninya sebagai profesi warisan orang tua, Imam selau menyempatkan diri untuk ikut berjuang selama dua tahun belakangan ini. Prinsipnya adalah melakukan sesuatu tanpa ragu. Tak heran jika dia ‘niat engsun’ mengikuti aksi Dipasung Semen Jilid 2 dan berketetapan tak akan mau dibongkar sampai ditemui oleh Presiden Jokowi. “Tujuan hidup saya yang penting berguna bagi orang lain dan untuk alam. Kita harus jadi orang yang bermanfaat. Bukan sekedar jadi orang yang dimanfaatkan.”

Image